Candi Ratu Boko

Beautifull sun set

Pindul on my holliday

My vacation with my family

I lost the Eifel Tower

Jika pesonamu bisa kutatap semauku. Aku masih akan terus berangan. Dalam bayang kesilauan dunia metropolitan.

Dibalik kelezatan coklat

Manis pahit coklat menyehatkan. Manis pahit hidup mengesankan.

Tampilkan postingan dengan label Friend. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Friend. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Maret 2014

Sepenggal cerita di Pulau Dewata


Pulau Dewata. Pulau indah dengan segala kesakralannya.
Pulau wisata dengan berjuta cerita.
Disinilah, aku dan teman-temanku luapkan segala canda, habiskan seluruh penat.
Disinilah, cerita masa SMA terukir dengan indah.
Kebersamaan yang tak akan pernah terlupa.
Kecintaan yang akan selalu menjelma menjadi cerita indah masa remaja.
Tawa, canda, duka, lelah, selalu kita bawa dalam senyum yang ceria.
Pantai Kuta, tempat terakhir yang kita kunjungi sebelum pulang ke Jogja.
Pantai yang tersohor hingga ujung dunia.
Dengan segala realita yang kasat mata.
Ingatkah saat kita berlarian dikejar ombak?
Ingatkah saat melihat bule ganteng dengan papan seluncurnya?
Ingatkah dengan tatto temporer yabg kalian gores di badan?
Ingatkah dengan rambut kepang yang menyerupai indian?
Saat kita duduk berpayung mentari
Tak hiraukan warna kulit yang makin menghitam
Saat imam londo menato keningnya dengan hanya dua garis horizontal
Senyum penuh rindu selalu terulas dalam wajah
Bali, disinilah sepenggal dari cerita kami terukir..

Gunung Api Purba Nglanggeran

Gunungkidul. Kabupaten di selatan Yogyakarta ini menyimpan berjuta pesona alam dan rangkaian pegunungan karst yang luar biasa.
Meskipun sering dipandan sebelah mata, Gunungkidul dapat membuktikan bahwa dirinya tak kalah indah dan menarik dengan daerah wisata lain.
Salah satunya adalah Gunung Api Purba Nglanggeran. Gunung yang terletak di Patuk, Gunungkidul ini patut dicoba para pendaki pemula.
Selain karena medannya tidak terlalu sulit, pemandangan dari atas gunung terlihat begitu menawan.
Ada beberapa pos yang akan kita lewati. Di pos-pos ini, kita bisa sejenak melepas lelah sambil makan dan minum perbekalan.
Gunung yang aktif jutaan tahun lalu ini memiliki dua puncak, yakni puncak timur dan puncak barat, serta sebuah kaldera ditengahnya.
Selain bisa melihat sun rise, sun set dan gemerlap Jogja di malam hari, di puncak timur gunung juga terdapat misteri dusun dengan 7 kepala keluarga
Kita juga bisa melihat Embung yaitu bendungan di atas bukit yang eksotis dari atas gunung.
Selama pendakian, kita akan disuguhi pemandangan nan elok dan susunan batu raksasa yang mencolok.
Setelah sampai di puncak. Terhipnotis. Rasanya malas sekali mau turun.
Apalagi saat matahari mulai terbenam dengan semburat oranye yang indah.
Sebelum pendakian, sebaiknya dilakukan pemanasan.
Sekerdar stretching atau pelemasan agar tidak kram dan terlalu sakit badan kita setelah turun.
Karena yang aku alami waktu turun gunung kaki bergetar dan sangat lelah.
Disarankan juga membawa jaket atau baju tebal, karena di puncak itu anginnya besar dan brrr dingiiiin
Jangan lupa juga membawa senter karena hampir tidak ada penerangan.
Yang pasti jangan sampai lupa jalur yang sudah kita daki atau baca petunjuk jalan
Kalau lupa sedikit saja bisa tersesat, apalagi hari sudah gelap
Hehehe pengalaman pribadi
Waktu paling tepat untuk naik gunung adalah jam 3 sore, agar kita bisa melihat oranye langit dan sang surya menenggelamkan dirinya.
Jika ingin camping, di atas gunung juga ada bumi perkemahan.
Gunung Nglanggeran yang eksotis dan cerita rakyat pengiringnya membuat semakin menarik.
Gunung-gunung tersebut biasanya dinamakan sesuai bentuknya, seperti Gunung 5 jari, Gunung Kelir, dan Gunung Wayang.
Selamat Mendaki :)
Kebetulan cuacanya agak mendung jadi gak maksimal gitu sunset nya